<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>AAI Blogs&#039;</title>
	<atom:link href="http://aaiugm.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aaiugm.wordpress.com</link>
	<description>Bangkit AAI menuju UGM madanI</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Aug 2011 10:44:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='aaiugm.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/36ed2bb6d396cbc1ac77dbeb27919b6d?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>AAI Blogs&#039;</title>
		<link>http://aaiugm.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://aaiugm.wordpress.com/osd.xml" title="AAI Blogs&#039;" />
	<atom:link rel='hub' href='http://aaiugm.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dunia Berhutang Kepada Islam</title>
		<link>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/21/dunia-berhutang-kepada-islam/</link>
		<comments>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/21/dunia-berhutang-kepada-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 14:32:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkpaai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar info]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Berhutang Kepada Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aaiugm.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Rasa takut terhadap manusia jangan sampai menghalangi kamu untuk menyatakan apa yang sebenarnya jika memang benar kamu melihatnya, menyaksikan atau mendengarnya.&#8221; (HR Ahmad) Dunia Berhutang Kepada Islam Kalo kamu rajin baca buku-buku tentang sejarah perkembangan Islam. Insya Allah, kamu akan mendapatkan kalo Islam tuh hebat banget di masa lalu. Jempolan di saat Eropa dan negara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=40&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Rasa takut terhadap manusia jangan sampai menghalangi kamu untuk menyatakan</em><em> </em><em>apa yang sebenarnya jika memang benar kamu melihatnya, menyaksikan atau</em><em> </em><em>mendengarnya.&#8221;</em><em></em></p>
<p><em>(HR Ahmad)</em><em></em></p>
<p><strong>Dunia Berhutang Kepada Islam</strong><strong></strong></p>
<p><a href="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/aku_pejuang.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-41" title="aku_pejuang" src="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/aku_pejuang.gif?w=257&#038;h=300" alt="" width="257" height="300" /></a>Kalo kamu rajin baca buku-buku tentang sejarah perkembangan Islam. Insya Allah, kamu akan mendapatkan kalo Islam tuh hebat banget di masa lalu. Jempolan di saat Eropa dan negara lainnya terbelakang. Bener. Coba deh baca. Kita menyarankan agar kamu rajin datengin perpustakaan kampus atau perpustakaan umum. Kalo bosen bisa juga jalan-jalan ke toko buku setempat. Baca sepuasnya, walau kudu ngumpet takut kena tegor penjaga toko. Tapi tentunya yang dibaca adalah buku yang ada kaitannya dengan sejarah perkembangan Islam. Coba ya,Baca&#8230;Baca&#8230;dan Pahami&#8230;Ok,</p>
<p>Sobat muda muslim, kayaknya banyak dari kita-kita yang nggak “ngeh” dengan sejarah Islam yang gemilang banget. Abis sih, kita kebanyakan baca buku-buku yang sebetulnya nggak terlalu berpengaruh besar buat pengetahuan Islam kita. Informasi yang kita dapatkan lebih banyak berita seputar kaum seleb. Sampe obrolan di antara kita pun nggak jauh dari urusan gosip selebritis, sinetron, film, musik, dan seabrek info sejenisnya. Akibatnya kita jadi males mikir yang berat-berat. Kayaknya, otak kita jadi turun ke dengkul. Karena nggak pernah dipake mikir serius dan hal-hal lain yang bermanfaat.</p>
<p>Nah, ngomong-ngomong soal kejayaan Islam, kita patut bersyukur. Karena kita ditakdirkan oleh Allah Swt. untuk menjadi seorang muslim. Islam itu hebat lho. Mampu memimpin dunia ini selama 14 abad tanpa henti. Sejak Rasulullah saw. memimpin dunia ini, sistem kehidupan Islam baru ambruk tahun 1924. Dihancurkan oleh Musthafa Kamal at-Taturk yang keturunan Yahudi itu bekerjasama dengan Inggris. Peradaban lain nih, nggak level deh. Sosialisme, termasuk Komunisme cuma bisa bertahan sekitar 70-an tahun. Tahun 1917 Revolusi Bolshevic, awal tahun 90-an <span id="more-40"></span>ambruk. Sampe-sampe grup rock sekaliber Scorpion bikin lagu “Wind of Change” yang ngetop itu. Mungkin sebagai bentuk syukuran kali ye? Termasuk yang lagi sekarat sekarang ini adalah kapitalisme. Meski tampak sehat, tapi sistem kehidupan yang mengatur kita saat ini udah keropos dan udah siap-siap akan istirahat dengan tenang. Kita siapin aja kuburannya. Itu sebabnya, kita songsong kebangkitan Islam. Kita sambut dengan hangat. Insya Allah, Islam akan menghancurkan semua ideologi buatan manusia yang udah bikin sengsara dalam kehidupan ini.</p>
<p>Sobat muda muslim, bicara tentang masa lalu Islam, adalah sesuatu yang terindah. Orang Barat yang berpikir obyektif bakalan muji-muji Islam lho. Betapa hebatnya al-Quran yang bisa membimbing manusia menjadi mulia. Tetapi hendaklah diingat, bahwa Al Qur’an memegang peranan yang lebih besar terhadap kaum muslimin daripada Bibel dalam agama Kristen; ia bukan saja kitab suci dari kepercayaan mereka, tetapi juga merupakan text-book dari upacara agamanya dan prinsip-prinsip hukum kemasyarakatan. Demikianlah, setelah melintasi masa selama 13 abad Quran tetap merupakan kitab suci bagi seluruh Turki, Iran, dan hampir seperempat penduduk India. Sungguh, sebuah kitab seperti ini patut dibaca secara meluas di Barat, terutama di masa kini (E. Denisen Ross, seperti dikutip dalam buku Kekaguman Dunia Terhadap Islam). Coba, orang Barat aja mengagumi Al-Quran, masak kita males-malesan hanya untuk sekadar baca? Padahal, di dalamnya terkandung banyak pelajaran, termasuk menuntun kita untuk bisa menjadi yang terbaik dengan ilmu pengetahuan. Bener lho, Itu sebabnya, W.E. Hocking berkomentar, <em>“</em><em>Oleh karena itu, saya merasa benar dalam</em><em> </em><em>penegasan saya, bahwa Quran mengandung banyak prinsip yang dibutuhkan untuk</em><em> </em><em>pertumbuhannya sendiri. Sesunguhnya dapat dikatakan, bahwa hingga pertengahan abad ke</em><em>-13</em><em> Islam-lah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia</em><em> </em><em>Barat</em><em>”</em> (The Spirit of World Politics, 1932, hlm. 461).</p>
<p>Sobat muda muslim, barangkali kitanya yang jarang bersentuhan dengan Al-Quran dan juga Islam, hingga kita nggak menyadari kalo kita adalah umat yang mulia dan berhasil memberikan pencerahan kepada umat lain. Kita kudu bersyukur bahwa Islam amat disegani sekaligus dipuji di seluruh dunia. Sampe-sampe Prof. G. Margoliouth dalam De Karacht van den Islam menuliskan, <em>“</em><em>Penyelidikan telah menunjukkan, bahwa yang diketahui oleh sarjana-sarjana Eropa</em><em> </em><em>tentang falsafah, astronomi, ilmu pasti, dan ilmu pengetahuan semacam itu, selama</em><em> </em><em>beberapa abad sebelum Renaissance, secara garis besar datang dari buku-buku Latin yang</em><em> </em><em>berasal dari bahasa Arab, dan Quran-lah yang, walaupun tidak secara langsung, memberikan</em><em> </em><em>dorongan pertama untuk studi-studi itu di antara orang-orang Arab dan kawan-kawan</em><em> </em><em>mereka</em><em>”. “</em><em>Selama lima ratus tahun Islam menguasai dunia dengan kekuatannya, ilmu pengetahuan dan peradabannya yang tinggi</em><em>”</em> komentar Jacques C. Reister.</p>
<p>Sobat muda muslim, kekaguman dunia terhadap Islam, bukanlah basa-basi. Buktinya, Islam telah melahirkan begitu banyak ilmuwan yang memberi jalan kepada penduduk dunia untuk bisa menjadi yang terbaik. Dari segala bidang lagi. Dari akidah, syariah, sampe iptek. Di bidang iptek khususnya, udah nggak keitung sumbangannya. Pernah dengar nama al-Khawarizmi? Nah, inilah penemu salah satu cabang ilmu matematika, Algoritma. Diambil dari namanya, al-Khawarizmi. Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi (770-840) lahir di Khwarizm (Kheva), kota di selatan sungai Oxus (sekarang Uzbekistan) tahun 770 masehi. Pengaruhnya dalam perkembangan matematika, astronomi dan geografi tidak diragukan lagi dalam catatan sejarah. Pendekatan yang dipakainya menggunakan pendekatan sistematis dan logis. Beberapa bukunya diterjemahkan ke dalam bahasa latin pada awal abad ke-12, oleh dua orang penerjemah terkemuka yaitu Adelard Bath dan Gerard Cremona. Risalah-risalah aritmatikanya, seperti Kitab al-Jam&#8217;a wal-Tafreeq bil Hisab al-Hindi, Algebra, Al-Maqala fi Hisab-al Jabr wa-al-Muqabilah, hanya dikenal dari translasi berbahasa latin. Buku-buku itu terus dipakai hingga abad ke-16 sebagai buku pegangan dasar oleh universitas-universitas di Eropa. Buku geografinya berjudul Kitab Surat-al-Ard yang memuat peta-peta dunia pun telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.</p>
<p>Selain beliau, masih ada nama yang patut disebut sebagai penyumbang untuk dunia. Hmm.. bagi kamu yang udah ngelotok ngapalin nama-nama ilmuwan Kimia dari Barat, kayaknya kudu malu deh. Sebab, ada masternya yang diakui oleh dunia. Dialah Jabir Ibn Hayyan. Ide-ide eksperimen Jabir sekarang lebih dikenal sebagai dasar untuk mengklasifikasikan unsur-unsur kimia, utamanya pada bahan metal, non-metal, dan penguraian zat kimia. Di abad pertengahan karya-karya beliau di bidang ilmu kimia termasuk kitabnya yang masyhur Kitab al-Kimya dan Kitab al-Sab&#8217;een, sudah banyak diterjemahkan ke dalam bahasa latin. Terjemahan Kitab al-Kemya bahkan telah diterbitkan oleh orang Inggris bernama Robert Chester tahun 1444, dengan judul The Book of the Composition of Alchemy. Buku kedua (Kitab as-Sab&#8217;een), diterjemahkan juga oleh Gerard Cremona. Lalu tak ketinggalan Berthelot pun menerjemahkan beberapa buku Jabir, yang di antaranya dikenal dengan judul Book of Kingdom, Book of the Balances, dan Book of Eastern Mercury. Kamu suka mainin bola dunia, alias globe? Nah, inilah orang yang berhasil membuatnya pertama kali. Namanya al-Idrisi, orang Barat menyebutnya Dreses. Al-Idris (1099-1166) dikenal oleh orang-orang Barat sebagai seorang ahli geografi, yang telah membuat bola dunia dari bahan perak seberat 400 kilogram untuk Raja Roger II dari Sicilia. Globe buatan al-Idrisi ini secara cermat memuat pula ketujuh benua dengan rute perdagangannya, danau-danau dan sungai, kota-kota besar, dataran serta pegunungan. Beliau memasukkan pula beberapa informasi tentang jarak, panjang dan ketinggian secara tepat. Bola dunianya itu, oleh Idris sengaja dilengkapi pula dengan Kitab al-Rujari (Roger&#8217;s Book).</p>
<p>Sobat muda muslim, Tenang, masih ada ilmuwan lainnya yang kudu kamu ketahui. Nashiruddin ath-Thusi, beliau adalah masternya ilmu astronomi dan perbintangan. Ibnu al-Haytsam jagoannya ilmu alam dan ilmu pasti. Beliau menulis buku berjudul al-Manazir yang berisi tentang ilmu optik. Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa latin oleh Frederick Reysnar, dan diterbitkan di kota Pazel, Swiss pada tahun 1572 dengan judul Opticae Thesaurus. Kamu perlu juga berkenalan dengan Ibnu Rusyd, beliau adalah filosof, dokter, dan ahli fiqh Andalusia. Bukunya yang terpenting dalam bidang kedokteran ialah al-Kulliyat yang berisi kajian ilmiah pertama kali mengenai tugas jaringan-jaringan dalam kelopak mata. Masih di bidang kedokteran, ada nama yang kayaknya kamu juga udah pernah denger, dialah Ibnu Sina, orang Eropa menyebutnya Avicena. Beliau adalah pakar kedokteran. Meninggalkan sekitar 267 buku. Al-Qanun fi al-Thibb adalah bukunya yang terkenal di bidang kedokteran.</p>
<p>Islam juga punya ahli geografi ulung yang bernama Muhammad bin Ahmad al-Maqdisi. Bukunya, Ahsan at-Taqasim merupakan buku geografi yang nilai sastra Arabnya paling tinggi. Buku tersebut menguraikan tentang semenanjung Arabia, Irak, Syam, Mesir, Maroko, Khurasan, Armenia, Azerbaijan, Chozistan, Persia, dan Karman. Kemudian ada al-Kindi, beliau adalah simbol kedigdayaan ilmuwan muslim. Jempolan dalam ilmu fisika dan filsafat. Beliau bahkan mewariskan sekitar 256 jilid buku. 15 buku di antaranya khusus mengenai meteorologi, anemologi, udara (iklim), kelautan, mata, dan cahaya. Dan dua buah buku mengenai musik. Muhammad, Ahmad, dan Hasan tiga keturunan Musa Ibnu Syakir, menyumbangkan ilmu teknik pengairan dan matematika. Dan mengenai dunia sejarah, filsafat, dan sosiologi, kudu mengakui sang maestro, Ibnu Khaldun.</p>
<p>Sobat, kalo mau dirinci lagi, wah, kayaknya nggak cukup deh empat halaman buletin ini untuk menuliskan daftar nama ilmuwan muslim yang udah banyak jasanya untuk dunia ini. Dunia memang pantas berhutang kepada Islam dan kaum muslimin, yang telah memberikan jalan untuk meraih kebangkitan ilmu pengetahuan dan teknologi. Amat wajar dong kalo ilmuwan sekelas Emmanuel Deutch berkomenta <em>“</em><em>Semua ini memberi kesempatan bagi</em><em> </em><em>kami (bangsa Barat) untuk mencapai kebangkitan (renaissance) dalam ilmu pengetahuan</em><em> </em><em>modern. Oleh karena itu, sewajarnyalah jika kami selalu mencucurkan airmata manakala</em><em> </em><em>kami teringat saat-saat terakhir jatuhnya Granada</em>”. Granada adalah benteng terakhir kaum muslimin di Andalusia yang jatuh ke tangan bangsa Eropa yang kafir.</p>
<p>Sobat muda muslim, orang lain di luar Islam saja mengagumi agama kita, masak kita anteng-anteng aja, bahkan nggak kenal Islam dan kejayaannya. Malu dong. Iya nggak? Memang sih, nggak salah-salah amat kita-kita jadi begini. Sebab, Barat udah berhasil memisahkan Islam dari kehidupan kita. Akibatnya, kita jauh banget dengan Islam. Ironinya, banyak di antara kita yang malah mengamalkan ajaran Barat yang kufur. Buwahaya!</p>
<p>Jadi, mulailah belajar tentang Islam. Kalo males? Wah, kayaknya apa yang disampaikan Imam as-Syafii patut kita renungkan, <em>“</em><em>Barangsiapa tidak memanfaatkan masa mudanya</em><em> </em><em>untuk menuntut ilmu, maka bertakbirlah empat kali untuknya sebagai tanda</em><em> </em><em>kematiannya</em>” <strong>Nah lho. Jadi, </strong><strong>Yuk </strong><strong>kita ngaji yuk!</strong></p>
<p><strong>tulisan by eko&#8230;.<br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aaiugm.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aaiugm.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aaiugm.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aaiugm.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aaiugm.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aaiugm.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aaiugm.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aaiugm.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aaiugm.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aaiugm.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aaiugm.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aaiugm.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aaiugm.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aaiugm.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=40&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/21/dunia-berhutang-kepada-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5163de3635b92fe517e7986e911a4450?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkpaai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/aku_pejuang.gif?w=257" medium="image">
			<media:title type="html">aku_pejuang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kuncup Kehidupan</title>
		<link>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/21/kuncup-kehidupan/</link>
		<comments>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/21/kuncup-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 13:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkpaai</dc:creator>
				<category><![CDATA[bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Kuncup Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aaiugm.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Kuncup Kehidupan Kenapa harus berhenti kalau bisa maju? Kenapa harus berhenti kalau dengan berhenti malah memperburuk keadaan? Kenapa harus berhenti kalau tahu jalan ini masih sangat panjang? Kenapa harus berhenti&#8230; Apakah karena lelah? Apakah karena malas? Atau mungkin karena bosan? Aku tidak tahu, saudaraku… Yang kutahu, aku semakin &#8216;sakit&#8217; jika aku memutuskan untuk berhenti. Dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=36&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><em>Kuncup Kehidupan</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Kenapa harus berhenti kalau bisa maju?</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Kenapa harus berhenti kalau dengan berhenti malah memperburuk keadaan?</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Kenapa harus berhenti kalau tahu jalan ini masih sangat panjang?</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Kenapa harus berhenti&#8230;</em></p>
<p style="text-align:center;"><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Apakah karena lelah?</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Apakah karena malas?</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Atau mungkin karena bosan?</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Aku tidak tahu, saudaraku…</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Yang kutahu, aku semakin &#8216;sakit&#8217; jika aku memutuskan untuk berhenti.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Dan Aku tahu itu.</em></p>
<p style="text-align:center;"><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Aku harus </em><em>terus bergerak</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Hingga lelah-lelah itu lelah mengejarku</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Bergerak menuntut ilmu Di</em><em>e</em><em>n…</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Bergerak memahami arti hidup dan kehidupan</em><em> </em></p>
<p style="text-align:center;"><em>(e-Shaf_09)</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aaiugm.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aaiugm.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aaiugm.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aaiugm.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aaiugm.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aaiugm.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aaiugm.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aaiugm.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aaiugm.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aaiugm.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aaiugm.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aaiugm.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aaiugm.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aaiugm.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=36&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/21/kuncup-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5163de3635b92fe517e7986e911a4450?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkpaai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Benarkah Diam itu EMAS&#8221;</title>
		<link>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/benarkah-diam-itu-emas/</link>
		<comments>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/benarkah-diam-itu-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 03:56:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkpaai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Benarkah Diam itu EMAS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aaiugm.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga memelihara lisan dengan baik dan benar. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw, &#8220;Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.&#8221;, hadits diriwayatkan oleh Bukhari. 1. Jenis-jenis Diam Sesungguhnya diam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=33&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/shut-up.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-34" title="shut-up" src="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/shut-up.jpg?w=263&#038;h=300" alt="" width="263" height="300" /></a>Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga memelihara lisan dengan baik dan benar. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw, &#8220;Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.&#8221;, hadits diriwayatkan oleh Bukhari.</p>
<p>1. Jenis-jenis Diam Sesungguhnya diam itu sangat bermacam-macam<br />
penyebab dan dampaknya. Ada yang dengan diam jadi emas, tapi ada pula dengan diam malah menjadi masalah. Semuanya bergantung kepada niat, cara, situasi, juga kondisi pada diri dan lingkungannya. Berikut ini bisa kita lihat jenis-jenis diam:<span id="more-33"></span></p>
<p>a. Diam Bodoh<br />
Yaitu diam karena memang tidak tahu apa yang harus dikatakan. Hal ini bisa karena kekurangan ilmu pengetahuan dan ketidak mengertiannya, atau kelemahan pemahaman dan alasan ketidakmampuan lainnya. Namun diam ini jauh lebih baik dan aman daripada memaksakan diri bicara sok tahu.</p>
<p>b. Diam Malas<br />
Diam jenis merupakan keburukan, karena diam pada saat orang memerlukan perkataannya, dia enggan berbicara karena merasa sedang tidak mood, tidak berselera atau malas.</p>
<p>c. Diam Sombong<br />
Ini pun termasuk diam negatif karena dia bersikap diam berdasarkan anggapan bahwa orang yang diajak bicara tidak selevel dengannya.</p>
<p>d. Diam Khianat<br />
Ini diamnya orang jahat karena dia diam untuk mencelakakan orang lain. Diam pada saat dibutuhkan kesaksian yang menyelamatkan adalah diam yang keji.</p>
<p>e. Diam Marah<br />
Diam seperti ini ada baiknya dan ada pula buruknya,baiknya adalah jauh lebih terpelihara dari perkataan keji yang akan lebih memperkeruh suasana. Namun, buruknya adalah dia berniat bukan untuk mencari solusi tapi untuk memperlihatkan kemurkaannya, sehingga boleh jadi diamnya ini juga menambah masalah.</p>
<p>f. Diam Utama (Diam Aktif)<br />
Yang dimaksu d diam keutamaan adalah bersikap diam hasil dari pemikiran dan perenungan niat yang membuahkan keyakinan bahwa dengan bersikap menahan diri (diam) maka akan menjadi maslahat lebih besardibanding dengan berbicara.</p>
<p>2. Keutamaan Diam Aktif<br />
a. Hemat Masalah<br />
Dengan memilih diam aktif, kita akan menghemat kata-kata yang berpeluang menimbulkan masalah.</p>
<p>b. Hemat dari Dosa<br />
Dengan diam aktif maka peluang tergelincir kata menjadi dosapun menipis, terhindar dari kesalahan kata yang menimbulkan kemurkaan Allah.</p>
<p>c. Hati Selalu Terjaga dan Tenang<br />
Dengan diam aktif berarti hati akan terjaga dari riya, ujub, takabbur atau aneka penyakit hati lainnya yang akan mengeraskan dan mematikan hati kita.</p>
<p>d. Lebih Bijak<br />
Dengan diam aktif berarti kita menjadi pendengar dan pemerhati yang baik, diharapkan dalam menghadapi sesuatu persoalan, pemahamannya jauh lebih mendalam sehingga pengambilan keputusan pun jauh lebih bijak dan arif.</p>
<p>e. Hikmah Akan Muncul<br />
Yang tak kalah pentingnya, orang yang mampu menahan diri dengan diam aktif adalah bercahayanya qolbu, memberikan ide dan gagasan yang cemerlang, hikmah tuntunan dari Allah swt akan menyelimuti hati, lisan, serta sikap dan perilakunya.</p>
<p>f. Lebih Berwibawa<br />
Tanpa disadari, sikap dan penampilan orang yang diam aktif akan menimbulkan wibawa tersendiri. Orang akan menjadi lebih segan untuk mempermainkan atau meremehkan.</p>
<p>Selain itu, diam aktif merupakan upaya menahan diri dari beberapa hal, seperti:</p>
<p>1. Diam dari perkataan dusta<br />
2. Diamdari perkataan sia-sia<br />
3. Diam dari komentar spontan dan celetukan<br />
4. Diam dari kata yang berlebihan<br />
5. Diam dari keluh kesah<br />
6. Diam dari niat riya dan ujub<br />
7. Diam dari kata yang menyakiti<br />
8. Diam dari sok tahu dan sok pintar</p>
<p>Mudah-mudahan kita menjadi terbiasa berkata benar atau diam. Semoga pula Allah ridha hingga akhir hayat nanti, saat ajal menjemput, lisan ini diperkenankan untuk mengantar kepergian ruh kita dengan sebaik-baik perkataan yaitu kalimat tauhiid&#8221;laa ilaha illallah&#8221; puncak perkataan yang menghantarkan ke surga. Aamiin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aaiugm.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aaiugm.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aaiugm.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aaiugm.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aaiugm.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aaiugm.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aaiugm.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aaiugm.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aaiugm.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aaiugm.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aaiugm.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aaiugm.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aaiugm.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aaiugm.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=33&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/benarkah-diam-itu-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5163de3635b92fe517e7986e911a4450?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkpaai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/shut-up.jpg?w=263" medium="image">
			<media:title type="html">shut-up</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manajemen Cinta</title>
		<link>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/manajemen-cinta/</link>
		<comments>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/manajemen-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 03:51:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkpaai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar info]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aaiugm.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Cinta dalam bahasa Arab disebut Al-Mahabbah yang berarti kasih sayang. Menurut Abdullah Nashih Ulwan cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang. Cinta adalah fitrah manusia yang murni, yang tak dapat terpisahkan dari kehidupannya. Diantara tanda-tanda cinta ialah rasa kagum/simpatik, berharap, takut, rela dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=29&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/islam-is-intro-heading.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-30" title="islam is intro heading" src="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/islam-is-intro-heading.jpg?w=147&#038;h=150" alt="" width="147" height="150" /></a>Cinta dalam bahasa Arab disebut Al-Mahabbah yang berarti kasih sayang. Menurut Abdullah Nashih Ulwan cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang. Cinta adalah fitrah manusia yang murni, yang tak dapat terpisahkan dari kehidupannya. Diantara tanda-tanda cinta ialah rasa kagum/simpatik, berharap, takut, rela dan selalu ingat kepada yang dicintai. Seorang yang beriman sejak memproklamirkan bahwa tiada illah selain Allah dan beriltizam (komitmen) sepenuh dayanya, maka Allah harus menempati posisi tertinggi cintanya. Semua tanda-tanda cinta tersebut selayaknya diberikan kepada Allah. Berupa rasa kagum terhadap kebesaran, keagungan dan kekuasaan Allah, mengharapkan cinta Allah, rahmat, keridhaan dan keampunanNya (QS.39:53), rela dan menerima ketentuan Allah sepenuhnya, takut kepada Allh, yang mrnghasilkan sikap menjauhkan diri dari maksiat, serta selalu mengingat Allah (QS.2:152; 13:28; 63:9; 59:19). Firman Allah :<br />
&#8220;Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yanag beriman amat sangat cintanya kepada Allah&#8230;&#8221; <span id="more-29"></span>(QS.2:165).<br />
Cinta muncul karena kesadaran telah menerima anugerah dan nikmat yang besar dari Allah, pemahaman betapa rasa kasih sayang Allah melingkupi detik-detik kehidupan kita, serta karena mengenal Allah (Ma&#8217;rifatullah). Sehingga seorang mukmin amat sangat cintanya kepada Allah dan memiliki hasrat yang besar untuk bertemu denganNya. Refleksi cinta adalah tunduk patuh, menurut, taat akan perintah Allah dan menjauhkan diri dari segala laranganNya. Mahabbatullah (rasa cinta kepada Allah) tidak cukup dengan hanya menjadi seorang &#8216;abid (ahli ibadah), tetapi mewujud dalam upaya menegakkan kalimatNya/agamaNya, menolong agamaNya dengan sekuat tenaga, menyampaikan risalahNya. Islam merupakan agama fitrah yang juga mengakui adanya fenomena cinta yang melekat sebagai fitrah manusia. Allah telah memberikan petunjuk kepada hamba-hambaNya tentang prioritas dalam cinta. Firman Allah :<br />
&#8220;Katakanlah :&#8217;Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan RasulNya dan (dari) berjihad di jalanNya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusanNya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik&#8221;(QS.9:24)<br />
Prioritas cinta dapat diklasifikasikan atas prioritas tertinggi, menengah dan terendah. Berdasarkan ayat di atas, prioritas cinta yang tertinggi adalah cinta kepada Allah, Rasulullah dan berjihad di jalanNya. Hal ini merupakan konsekuensi dan merupakan keharusan dalam Islam. Tak diragukan lagi bahwa seorang mukmin yang telah merasakan kelezatan iman di dalam hatinya akan mencurahkan segala cintanya hanya kepada Allah. Karena ia telah meyakini bahwa Allah-lah yang Maha Sempurna, Maha Indah dan Maha Agung. Tak ada satupun selain Dia yang memiliki kesempurnaan sifat-sifat tersebut. Maka lahirlah kesadaran bahwa hanya ajaran Allah-lah yang harus diikuti karena Dia-lah yang Maha Tinggi. Dia juga terdorong untuk mempraktekkan ajaran-ajaran Allah dengan senang hati, penuh keyakinan dan keimanan. Ia telah yakin bahwa untuk membanguan kepribadian yang sempurna dan membina mentalitas manusia hanyalah dengan ajaran Allah yang Maha Suci dari kekurangan.<br />
Rasa cinta seorang yang beriman kepada Allah akan mengambil bentuk awal berupa rasa cinta kepada Rasulullah SAW. Cinta kepada Rasulullah (Mahabbaturrasul) ini berwujud sami&#8217;na wa atha&#8217;na (kami dengar dan kami taat) terhadap perintah rasul, berendah hati, mendahulukan, melindungi dan kasih sayang kepada beliau. Generasi terbaik ummat ini telah mencontohkan betapa Mahabaturrasul bukan hanya terbatas pada salam dan shalawat, namun juga membentengi Rasulullah dari mara bahaya dalam banyak peperangan dan tampil dalam membela Islam.<br />
Mahabbaturrasul muncul dari keikhlasan dan ketulusan syar&#8217;i, rasa cinta yang Allah tumbuhkan, yang tak dapat ditumbuhkan oleh manusia meski membelanjakan seluruh kekayaannya. Rasa cinta yang melebihi rasa cinta kepada bapak-bapak, anak-anak, saudara-sausara, istri-istri, kaum keluarga, harta, perniagaan, rumah-rumah yang disukai. Bahkan rasa cinta yang melebihi rasa cinta kepada diri sendiri.<br />
Sabda Rasulullah saw : &#8220;Hendaklah kalian mencintai Allah karena Dia memelihara kalian dengan nikmat-nikmat-Nya. Dan cintailah aku demi cintamu kepada Allah. Dan cintailah ahli rumahku demi cintamu kepadaku.&#8221; (HR. At-Tirmidzi, Al-Hakim dari Ibnu Abbas). &#8220;Tidak beriman seseorang (dengan sempurna) diantara kalian kecuali aku lebih dicintai dari dirinya sendiri, orang tua dan seluruh manusia&#8221; (Al Hadits).<br />
Itulah mahabbaturrasul yang mewarnai hati Abu Bakar Ash Shiddiq ra. Yang membuatnya mendahulukan, melindungi dan tak membangunkan Rasulullah yang tertidur di pangkuannya, walaupun harus menahan sakit kakinya karena tersengat kalajengking hingga mengucurkan darah (peristiwa Hijrah).<br />
Kisah para Shahabat telah membuktikan ketinggian cinta mereka kepada Allah, Rasulullah dan Jihad fi sabilillah. Seperti kisah Hanzhalah bin Amir ra. Yang terjun ke medan perang Uhud meniggalkan istri yang baru sehari sebelumnya dinikahi, dan akhirnya menemui kesyahidan. Ketika itu Rasulullah saw melihat dan berkata kepada para shahabat : &#8220;Sesungguhnya aku telah melihat para malaikat memandikan Hanzhalah di tengah-tengah langit dan bumi dengan air hujan-dalam sebuah bejana dari perak.&#8221; (HR. Turmudzi dan Imam Ahmad).<br />
Cinta dengan prioritas menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat. Cinta ini timbul dari perasaan sesorang, yang terikat hubungan dengan orang yang dicintainya dengan ikatan aqidah, keluarga, kekerabatan atau persahabatan. Syari&#8217;at Islam menilai perasaan cinta seperti ini sebagai cinta yang mulia dan agung. Ia termasuk cinta yang kedua setelah cinta kepada Allah, Rasulullah dan jihad di jalan Allah. Bagaimana cinta seseorang terhadap sesamanya tidak dianggap cinta yang luhur dan perasaan yang suci. Sedangkan semua hubungan sosial dan segala tata kehidupan dibina berdasarkan perasaan cinta dan kasih sayang semacam ini. Cinta ini merupakan hal yang perlu untuk mewujudkan kemashlahatan individu dan keluarga pada khususnya serta kemashlahatan bangsa dan kemanusiaan pada umumnya. Sabda Rasulullah SAW : &#8220;Tidaklah sempurna iman seseorang di antara kalian hingga ia mencintai saudaranya (sesama muslim) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim).&#8221;Semua makhluk adalah tanggung jawab Allah. Maka yang paling dicintai Allah adalah yang paling memperhatikan kehidupan keluarganya&#8221;. (HR. Thabrani dan Baihaqi). Adapun cinta terendah ialah cinta yang lebih mengutamakan dan menomorsatukan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal dibandingkan terhadap Allah, Rasulullah dan jihad fisabilillah. Cinta jenis ini adalah yang paling hina, keji dan merusak rasa kemanusiaan. Termasuk pula dalam kategori cinta ini adalah kecintaan kepada sesuatu yang disembah selain Allah, sebagaimana firman Allah dalam QS.2:165, cinta kepada musuh-musuh Allah, sebagaimana Allah peringatkan dalam QS. Al-Mumtahanah (60):1, cinta berdasarkan hawa nafsu sebagaimana cintanya Zulaikha istri Al Azis kepada Nabi Yusuf as.<br />
Tak diragukan lagi bahwa jika para pemuda Islam, kapan dan di mana saja, lebih mengutamakan cintanya kepada Allah, Rasulullah dan Islam maka Allah akan memberikan kemenangan bagi mereka di muka bumi ini dan di akhirat kelak. Wallahu musta’an. (e-Saf)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aaiugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aaiugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aaiugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aaiugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aaiugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aaiugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aaiugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aaiugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aaiugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aaiugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aaiugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aaiugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aaiugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aaiugm.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=29&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/manajemen-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5163de3635b92fe517e7986e911a4450?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkpaai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/islam-is-intro-heading.jpg?w=147" medium="image">
			<media:title type="html">islam is intro heading</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kuberitahu kawan..Ingatkah engkau &#8220;Titik Terakhir&#8221;</title>
		<link>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/kuberitahu-kawan-ingatkah-engkau-titik-terakhir/</link>
		<comments>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/kuberitahu-kawan-ingatkah-engkau-titik-terakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 03:41:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkpaai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aaiugm.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Adakah permasalahan yang membuat Anda gelisah, dan Anda tidak dapat tidur semalaman? Sedih, takut, kemarahan yang meluap-luap, itu semua sering memaksa kita susah tidur. Saya yakin setiap manusia dewasa pernah merasakan tidak bisa tidur semalam karena masalah-masalah itu. Tak terkecuali saya. Sayang, sering kali permasalahan yang membuat bola mata kita terus terjaga itu adalah permasalahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=25&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/problem.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-26" title="problem" src="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/problem.jpg?w=150&#038;h=147" alt="" width="150" height="147" /></a>Adakah permasalahan yang membuat Anda gelisah, dan Anda tidak dapat tidur semalaman? Sedih, takut, kemarahan yang meluap-luap, itu semua sering memaksa kita susah tidur. Saya yakin setiap manusia dewasa pernah merasakan tidak bisa tidur semalam karena masalah-masalah itu. Tak terkecuali saya. Sayang, sering kali permasalahan yang membuat bola mata kita terus terjaga itu adalah permasalahan dunia : harta, wanita, saingan kerja, dan masih banyak lagi. <span id="more-25"></span><br />
Jam dinding sudah menunjukkan pukul 3.00 pagi hari. Tapi matanya teramat jauh dari kantuk. Andai saat itu ada orang yang menjual rasa kantuk, tentu sangat mahal harganya. Sebenarnya ia biasa tidak tidur malam, karena malam-malam sebelumnya pun ia sibuk begadang. Tak jelas apa yang dikerjakannya? Namun malam ini lain, malam ini ia merasa bau kematian amat dekat dengan dirinya. Ya, saat itu ia sangat takut akan kematian. Ia sadar, penyebabnya ia baru saja berbuat dosa. Dosa yang ia tahu larangannya. Ia tidak menceritakan kepada saya dosa apa yang diperbuatnya. Baru pertama sepanjang hidupnya ia merasakan takut mati. Sehingga kasur empuk di kamarnya kosong ditinggal tuannya. Ia sibuk berzikir dan memohon ampun atas segala dosa-dosanya. Setelah sebelumnya ia shalat sunah dua rakaat. Ia berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Airmata dan sajadah merahnya menjadi saksi pertaubatan itu.<br />
Azan subuh pun menggema, segera ia melaksanakan shalat berjamaah di mesjid samping kos-nya. Usai shalat subuh ia berzikir lagi di atas sajadah dengan warna yang sama. Tapi kali ini, ia menyerah. Kelopak matanya menutup, tak lama suara dengkuran halus muncul dari tengorokannya yang sedikit tersumbat. Ia tidak ingat lagi apakah benar-benar ia telah di jemput oleh kematian.<br />
Jam 8.00 pagi, alarm Casio di pergelangannya berbunyi. Ia tersentak dari duduknya, ia segera bersujud, bersyukur masih diberi kesempatan untuk merasakan hidup. Bersama matahari yang menerangi jendela kamarnya. &#8220;Betapa bodohnya aku saat itu!&#8221; &#8220;Memangnya kenapa?&#8221; saya balik bertanya. &#8220;Jika Allah mau, bisa saja Ia mengambil nyawaku saat berbuat dosa itu.&#8221;<br />
***<br />
Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya untuk sering-sering mengingat pemutus kenikmatan. Yaitu mati. Sahabat dan Tabi&#8217;in mereka adalah orang-orang besar yang gemar melakukannya. Bahkan mereka pun mengadakan majlis-majlis zikir yang oleh Muhammad Ahmad Rasyid disebut &#8216;madrasah kematian&#8217;. Khalifah ke empat Ali Bin Abi Thalib menaruh perhatian besar dalam masalah ini, pada suatu hari di masa kepemimpinannya, ia mengumpulkan rakyatnya di mesjid ibukota Kufah. Kemudian ia berkata:<br />
&#8220;Sungguh yang aku takutkan terjadi pada kalian hanya dua, panjang angan-angan dan mengikuti hawa nafsu. Panjang angan-angan membuat lupa akhirat, sedang mengikuti hawa nafsu membuat orang menolak kebenaran.&#8221;<br />
Atau dengarkanlah kata-kata indah seorang zahid Tabi&#8217;in &#8216;Uwais Al Qarni, &#8220;Hendaklah kalian berbantal kematian ketika tidur, dan jadikanlah kematian penyangga tubuh ketika kalian berdiri.<br />
Hal paling nyata bagi orang-orang yang selalu mengingat kematian kata seorang ulama pergerakan DR. Abdullah Nashih &#8216;Ulwan adalah ia akan merasakan manisnya iman. Karena dengan itu, ia akan berusaha terus menerus mengumpulkan bekal agar sampai ke negeri akhirat dengan selamat. Negeri yang di janjikan oleh pencipta jagat raya ini. Islam tidak melarang kita untuk kaya dalam hal dunia, bahkan itu dianjurkan. Karena kaidah agama ini adalah bekerja untuk dunia seakan kita hidup selamanya, dan beribadah untuk akhirat seperti kita akan menemui kematian esok hari.<br />
Kehidupan orang-orang terdahulu dari umat ini memberi kita warna lain, tidak ada habisnya untuk terus-menerus kita teladani. Abu Hurairah r.a seorang sahabat terkemuka perawi hadist Nabi, ketika menjelang wafatnya ia menangis tersedu-sedu. Seseorang bertanya kepadanya:<br />
&#8220;Apa yang menjadikan Anda menangis?&#8221; &#8220;Aku tidak menangis karena dunia yang kalian tempati ini, tetapi karena jauhnya perjalanan yang aku tempuh dan sangat sedikit bekal yang aku bawa. Sungguh aku akan berjalan di suatu tempat yang tinggi, turunnya di surga atau neraka. Sedangkan aku tidak tahu surga atau neraka tempat kembaliku?&#8221;</p>
<p>Anda di mana?&#8221;"Saya sedang di pemakaman Duwaiqah.&#8221; Jawabnya singkat. Saya langsung berpikir, bahwa kawan yang bercerita di atas tadi sedang mencari hal-hal baru yang mengingatkannya akan kematian. Maka ia pergi ke pekuburan. Pekuburan yang setiap hari kami lewati dalam perjalanan ke kampus Al Azhar.<br />
Ada banyak cara untuk selalu mengingat kematian. Salah satunya pergi ke pemakaman, bayangkanlah saat kita di tandu dan pelan-pelan diturunkan ke liang lahat. Lain dari itu, kisah seorang tabi&#8217;in Rabi&#8217; Bin Khaitsam sungguh unik, ia menggali lubang kubur dan masuk ke dalamnya setiap hari, lalu mengingat-ingat penuh perasaan apa yang dilakukannya itu.<br />
Tapi, kita mungkin belum mampu untuk menirunya. Cukuplah saat-saat kita benar-benar sibuk, dan segala urusan telah melupakan kematian. Berhentilah sejenak, tarik nafas, dan ingat bahwa semua yang Anda lakukan saat ini pasti ada akhirnya. Nafas yang tadi Anda tarik suatu saat akan berhenti tepat pada waktunya, saat itulah kita di jemput kematian.<br />
Putaran waktu dan roda-roda perjalanan adalah lembaran hidup yang sedang kita tulis. Kita akan menemukan banyak &#8216;tanda baca&#8217; di sana. Yakinkan dalam hati, kita akan menemui titik terakhir. Dimana kita tidak bisa lagi menulis lembaran itu. Titik terakhir itu adalah kematian. Dan semua makhluk bernyawa tidak ada satu pun yang tahu kapan akan menemui titik itu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aaiugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aaiugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aaiugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aaiugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aaiugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aaiugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aaiugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aaiugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aaiugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aaiugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aaiugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aaiugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aaiugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aaiugm.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=25&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/kuberitahu-kawan-ingatkah-engkau-titik-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5163de3635b92fe517e7986e911a4450?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkpaai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/problem.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">problem</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wajibnya Mengerjakan Shalat Fardhu secara Berjamaah di Mesjid Bagi laki-laki</title>
		<link>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/wajibnya-mengerjakan-shalat-fardhu-secara-berjamaah-di-mesjid-bagi-laki-laki/</link>
		<comments>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/wajibnya-mengerjakan-shalat-fardhu-secara-berjamaah-di-mesjid-bagi-laki-laki/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 03:36:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkpaai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar info]]></category>
		<category><![CDATA[Wajibnya Mengerjakan Shalat Fardhu secara Berjamaah di Mesjid Bagi laki-laki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aaiugm.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Wajibnya Mengerjakan Shalat Fardhu secara Berjamaah di Mesjid Bagi laki-laki Allah Taala berfirman, Hanyalah yang memakmurkan mesjid mesjid Allah ialah orang orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian (QS At Taubah : 9) Berikut beberapa dalil yang menjelaskan wajibnya mengerjakan shalat fardhu secara berjamaah di Mesjid. 1. Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam menyuruh orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=22&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/islam_spanyol.png"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-23" title="islam_spanyol" src="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/islam_spanyol.png?w=150&#038;h=112" alt="" width="150" height="112" /></a>Wajibnya Mengerjakan Shalat Fardhu secara Berjamaah di Mesjid<br />
Bagi laki-laki</p>
<p>Allah Taala berfirman, Hanyalah yang memakmurkan mesjid mesjid Allah ialah orang orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian (QS At Taubah : 9)</p>
<p>Berikut beberapa dalil yang menjelaskan wajibnya mengerjakan shalat fardhu secara berjamaah di Mesjid.</p>
<p>1. Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam menyuruh orang buta untuk memenuhi panggilan adzan.</p>
<p>Dari Abu Hurairah ra., dia berkata, Telah datang kepada Nabi seorang laki laki buta, dia berkata, Wahai Rasulullah saya tidak memiliki penuntun yang bisa menuntun saya ke mesjid. Orang tadi memohon kepada Rasulullah agar memberi keringanan untuknya sehingga ia shalat di rumahnya, maka beliau pun memberikan izin untuknya. Tetapi tatkala orang itu mau pergi beliau memanggilnya dan bertanya, Apakah kamu mendengar adzan shalat ?. Dia jawab, Ya. Beliau bersabda, Kalau begitu datangilah (panggilan shalat itu) (HR. Muslim, hadits no. 1073 pada Kitab Riyadush Shalihin)<span id="more-22"></span></p>
<p>Ibnu Qudamah berkata dalam Al Mugni 2/130, Kalau Nabi ShallallaHu alaiHi wa sallam saja tidak memberi keringanan kepada orang buta yang tidak ada penuntun baginya maka selainnya tentu lebih utama.</p>
<p>Al Khaththabi berkata dalam Maalim Sunnah I/160-161, Dalam hadits ini terkandung dalil bahwa menghadiri shalat berjamaah adalah wajib. Seandainya hukumnya sunnah niscaya orang yang paling berhak mendapat udzur adalah kaum lemah seperti Ibnu Ummi Maktum</p>
<p>2. Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam mengancam membakar rumah orang orang yang tidak memenuhi panggilan adzan.</p>
<p>Dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda, Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh aku telah bermaksud memerintah seseorang menghadirkan kayu bakar, dan lalu aku memerintahkan shalat sehingga dikumandangkanlah adzan, kemudian aku memerintahkan seseorang mengimami manusia kemudian aku akan pergi menuju kaum laki laki (yang shalat di rumah), sehingga aku membakar rumah rumah mereka (HR. Bukhari dan Muslim, hadits no. 1075 pada Kitab Riyadush Shalihin)</p>
<p>Imam Bukhari membuat bab tentang hadits ini yaitu, Bab Wajibnya Shalat Berjamaah. Al Hafizh Ibnu Hajar berkata, Hadits ini secara jelas menunjukan bahwa shalat berjamaah adalah fardhu ain, sebab jika hukumnya sunnah maka tidak mungkin Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam mengancam orang yang meninggalkannya dengan ancaman dibakar seperti itu (Fathul Bari 2/125)</p>
<p>3. Jika kaum muslimin mengetahui keutamaan shalat Shubuh dan Isya secara berjamaah di Mesjid maka mereka akan mendatanginya walaupun dengan cara merangkak.</p>
<p>Dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda, Seandainya kalian mengetahui keutamaan yang ada pada shalat jamaah Isya dan Shubuh niscaya kamu mendatanginya meskipun dengan merangkak (HR. Bukhari dan Muslim, hadits no. 1079 pada Kitab Riyadush Shalihin)</p>
<p>4. Tidak ada shalat baginya, apabila mendengar adzan tetapi ia tidak mendatanginya, kecuali ada udzur.</p>
<p>Dari Ibnu Abbas ra., bahwa Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda, Barangsiapa mendengar adzan, kemudian tidak mendatanginya, maka tidak ada shalat baginya kecuali ia memiliki udzur/halangan (HR. Ibnu Majah no. 793, Al Hakim I/245 dan Al Baihaqi III/174, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Albani dalam Shahih Sunan Ibni Majah no. 645)</p>
<p>Maka dari itu para ulama ahlus sunnah mewajibkan shalat fardhu secara berjamaah di mesjid bagi setiap laki laki muslim, namun demikian walaupun shalat fardhu secara berjamaah hukumnya wajib ia bukan merupakan syarat sahnya shalat (Fatwa Lajnah ad Daimah no. 6706).</p>
<p>Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz juga memberikan fatwanya, Diwajibkan atasmu shalat bersama saudaramu kaum muslimin di mesjid jika kamu mendengar adzan di tempatmu [Yang dimaksudkan adzan oleh Syaikh bin Baz adalah adzan tanpa menggunakan mikrofon, wallahu alam] (Majmu Fatawa wa Maqaalaat Mutanawwiah 12/36-37)</p>
<p>Pada hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra. di atas dijelaskan bahwa shalat jamaah dapat ditinggalkan jika seseorang memiliki udzur/halangan. Adapun halangan halangan yang telah ditetapkan oleh syariat adalah :</p>
<p>1. Dingin atau Hujan.</p>
<p>Ibnu Umar ra. berkata, Sesungguhnya jika malam dingin dan hujan, Rasulullah menyuruh muadzin mengucapkan, Hai manusia, shalatlah kalian dalam rumah rumah kalian ! (HR. Al Bukhari no. 666, Muslim no. 697, Abu Dawud no. 1050 dan An Nasai II/15)</p>
<p>2. Saat makanan dihidangkan</p>
<p>Dari Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda, Jika makan malam salah seorang diantara kalian dihidangkan, sedangkan iqamat telah dikumandangkan, maka dahulukanlah makan malam. Janganlah tergesa gesa hingga ia menyelesaikan makannya (HR. Al Bukhari no. 673, Muslim no. 459 dan Abu Dawud no. 3739)</p>
<p>3. Menahan 2 hadats</p>
<p>Dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah ShallallaHu alaiHi wa sallam bersabda, Tidak sempurna shalat ketika makanan telah dihidangkan. Tidak sempurna pula shalat orang yang menahan 2 hadats (HR. Muslim no. 560 dan Abu Dawud no. 89)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aaiugm.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aaiugm.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aaiugm.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aaiugm.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aaiugm.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aaiugm.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aaiugm.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aaiugm.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aaiugm.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aaiugm.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aaiugm.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aaiugm.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aaiugm.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aaiugm.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=22&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/wajibnya-mengerjakan-shalat-fardhu-secara-berjamaah-di-mesjid-bagi-laki-laki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5163de3635b92fe517e7986e911a4450?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkpaai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aaiugm.files.wordpress.com/2009/12/islam_spanyol.png?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">islam_spanyol</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/19/</link>
		<comments>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/19/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 03:04:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkpaai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar info]]></category>
		<category><![CDATA[Newsroom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aaiugm.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[By Republika Newsroom Rabu, 17 Desember 2008 pukul 19:23:00 Semoga Allah Yang Mahatahu segala-galanya membimbing kita untuk mengenal diri, mengenal Allah dan mengerti apa yang seharusnya dilakukan dalam hidup ini. Tanpa ilmu dan pengetahuan kita tidak akan mengetahui siapa diri kita, siapa Allah, dan jalan untuk pulang kepada Allah. Makin sedikit pengetahuan, makin pahit hidup [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=19&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>By Republika Newsroom<br />
Rabu, 17 Desember 2008 pukul 19:23:00</p>
<p>Semoga Allah Yang Mahatahu segala-galanya membimbing kita untuk mengenal diri, mengenal Allah dan mengerti apa yang seharusnya dilakukan dalam hidup ini. Tanpa ilmu dan pengetahuan kita tidak akan mengetahui siapa diri kita, siapa Allah, dan jalan untuk pulang kepada Allah. Makin sedikit pengetahuan, makin pahit hidup ini karena tak banyak masalah yang bisa diselesaikan.<span id="more-19"></span></p>
<p>Oleh karena itu jikalau kita ingin sukses ingatlah janji Allah. &#8220;&#8230; Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.&#8221; (QS Al Mujadilah [58]: 11) Juga sabda Nabi SAW, &#8220;Barang siapa yang menginginkan dunia, maka wajiblah baginya dengan ilmu. Barang siapa yang menginginkan akhirat, maka wajib baginya untuk mencari ilmu. Dan barang siapa yang menginginkan dunia dan akhirat, maka wajib baginya untuk mencari ilmu.&#8221; Artinya, kalau kita ingin mengetahui tingkat kesuksesan kita, maka lihatlah sejauh mana kecintaan kita kepada ilmu.</p>
<p>Dalam 7B (kiat menjadi sukses), B yang ketiga adalah belajar tiada henti, sampai akhir hayat. Kalau kita ingin sukses, selain ibadah harus tangguh dan akhlak harus dijaga, juga buatlah program belajar tiada henti. Kita tahu bahwa segala sesuatu dalam hidup ini selalu berubah. Umur bertambah tua, tubuh bertambah lemah, kebutuhan bertambah banyak, hingga masalah dan potensi konflik pun bertambah.</p>
<p>Bagaimana mungkin kita menyikapi segala sesuatu yang selalu bertambah tanpa ilmu yang bertambah pula. Mari kita terus menerus meng-up-grade diri dan memperbaiki diri. Kalau ilmu kita luas, maka akan seperti orang yang berada di puncak gunung, dia akan bisa melihat pemandangan di bawahnya lebih luas. Begitupun, orang yang luas ilmunya, ia akan lebih arif dan bijak dalam melihat kehidupan. Atau seperti kapal selam di lautan yang dalam, walau dari sana sini air menekan, dia tak pernah kandas tenggelam. Begitupun, orang yang mengerti arti kehidupan dapat menyelami kehidupan ini dengan tenang, tidak panik.</p>
<p>Sebaliknya, orang yang sedikit ilmunya seperti perahu di permukaan laut yang selalu terombang ambing ombak. Orang yang tidak berilmu tak bisa menyelami arti hidup, dalam kesenangan membabi buta, dalam kesedihan terpuruk dan putus asa. Ciri-ciri orang yang kurang ilmu adalah hilangnya kearifan, misalnya menyelesaikan masalah dengan mengandalkan kekuatan otot atau amarah. Kalau semuanya berubah, tetapi ilmu kita tak berubah dan bertambah, maka seringkali yang bertambah adalah peningkatan emosi dan tensi. Betapa sering kita melihat orang-orang yang terpuruk karena kurang ilmunya.</p>
<p>Walau dia mempunyai kedudukan, tetapi jika kemampuannya tidak sesuai dengan amanahnya, maka ia akan menjadi hina justru oleh kedudukannya itu. Jika kita ingin mempunyai masa depan yang baik, maka kita harus mencintai belajar, setiap waktu harus sekuat tenaga menambah ilmu. Jadikan belajar sebagai program harian kita. Setiap hari harus mencari buku-buku untuk dibaca. Kalau melihat televisi, lihatlah program yang bisa menjadi ilmu. Kalau mempunyai uang lebih, ikutilah kursus yang bisa menambah ilmu, wawasan, dan pengalaman. Kemudian, berkumpullah dengan orang-orang yang mencintai ilmu.</p>
<p>Tekadkan dalam hati, &#8220;Setiap hari saya harus bertambah ilmu. Saya harus mencari uang lebih banyak agar saya bisa menambah ilmu. Saya harus meluangkan waktu untuk mencari ilmu. Saya harus membebaskan diri saya dari belenggu kebodohan dengan mendapatkan ilmu.&#8221; Rumah bisa terbakar, mobil bisa hilang, tetapi kalau ilmu melekat pada diri dan diamalkan, maka tak akan ada yang dapat mencurinya. Orang yang lumpuh pun jikalau ilmunya luas, maka dia akan dimuliakan. Syekh Ahmad Yasin badannya lumpuh tak berdaya, tapi ilmunya luas hingga menggetarkan dunia, menjadi pemimpin Hammas di Palestina.</p>
<p>Walau dikatakan teroris, tetapi yang terbukti adalah tak ada yang diinginkan beliau melainkan kebaikan. Kalau kita berilmu, dunia akan datang kepada kita. Firman Allah dalam hadits Qudsi, &#8220;Hai dunia, layani orang yang hidupnya digunakan untuk mengabdi kepada-Ku dan perbudak orang-orang yang hidupnya hanya sibuk mencari dunia.&#8221; . Amin. stz/mqp</p>
<p>Penulis : KH Abdullah Gymnastiar<br />
REPUBLIKA &#8211; Jumat, 15 Nopember 2002</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aaiugm.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aaiugm.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aaiugm.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aaiugm.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aaiugm.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aaiugm.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aaiugm.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aaiugm.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aaiugm.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aaiugm.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aaiugm.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aaiugm.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aaiugm.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aaiugm.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=19&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/15/19/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5163de3635b92fe517e7986e911a4450?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkpaai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/13/14/</link>
		<comments>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/13/14/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2009 03:22:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkpaai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/13/14/</guid>
		<description><![CDATA[MAAF BLOGNYA LAGI DI BERSIHKAN&#8230;..<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=14&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MAAF BLOGNYA LAGI DI BERSIHKAN&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aaiugm.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aaiugm.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aaiugm.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aaiugm.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aaiugm.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aaiugm.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aaiugm.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aaiugm.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aaiugm.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aaiugm.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aaiugm.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aaiugm.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aaiugm.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aaiugm.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=14&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/13/14/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5163de3635b92fe517e7986e911a4450?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkpaai</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sedikit melirik Ke belakang</title>
		<link>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/12/hello-world/</link>
		<comments>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/12/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 01:00:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pkpaai</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang aai]]></category>
		<category><![CDATA[belakang]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[ASISTENSI AGAMA ISLAM UGM Asistensi Agama Islam (AAI) adalah Program Pendampingan bagi peserta Matakuliah Pengembangan Kepribadian Pendidikan Agama Islam (MPK PAI) di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Telah ada sejak 1987 dan mengalami banyak pengembangan, program ini akhirnya didedikasikan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan jaminan mutu MPK PAI di lingkungan Universitas Gadjah Mada. MPK PAI [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=1&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ASISTENSI AGAMA ISLAM UGM<br />
Asistensi Agama Islam (AAI) adalah Program Pendampingan bagi peserta Matakuliah Pengembangan Kepribadian Pendidikan Agama Islam (MPK PAI) di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Telah ada sejak 1987 dan mengalami banyak pengembangan, program ini akhirnya didedikasikan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan jaminan mutu MPK PAI di lingkungan Universitas Gadjah Mada. MPK PAI sendiri adalah 2 SKS Matakuliah yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa UGM yang beragama Islam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aaiugm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aaiugm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aaiugm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aaiugm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/aaiugm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/aaiugm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/aaiugm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/aaiugm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aaiugm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aaiugm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aaiugm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aaiugm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aaiugm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aaiugm.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aaiugm.wordpress.com&amp;blog=10917963&amp;post=1&amp;subd=aaiugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aaiugm.wordpress.com/2009/12/12/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5163de3635b92fe517e7986e911a4450?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pkpaai</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
